Arsip · 2026-10-10

Nah, Calvin Verdonk memilih menata ritme tidur sejak masih di pesawat buat membantu tubuhnya cepat beradaptasi saat kembali ke Lille setelah membela Timnas Indonesia. Bek berusia 29 tahun itu baru aja membawa Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026, lalu langsung bersiap menjalani tugas bareng klubnya di Prancis.

Dalam konferensi pers di Lille, Verdonk menjelaskan bahwa perbedaan waktu antara Jakarta dan Lille sekitar 5 sampai 6 jam jadi tantangan utama setelah perjalanan internasional. Karena itu, ia berusaha menyesuaikan waktu tidur dengan zona waktu Eropa bahkan sebelum mendarat. Langkah sederhana ini ia lakukan agar kondisi fisiknya nggak terlalu terganggu ketika kembali bergabung dengan klub, nih.

Selain pengaturan tidur, Verdonk menekankan bahwa proses adaptasi juga terbantu oleh dukungan klub setelah ia tiba di Prancis. Ia menyebut semuanya udah ditata dengan baik saat kembali, sehingga pemulihan bisa berjalan lebih terarah. Dalam situasi seperti ini, jeda singkat setelah perjalanan jauh sering menentukan seberapa cepat pemain bisa kembali merasa nyaman dalam rutinitas latihan.